HISTORIS.id – Setiap tahunnya umat Kristen dan Katolik akan merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus atau yang dikenal sebagai Hari Kenaikan Isa Almasih.
Tahun ini Kenaikan Isa Almasih jatuh pada 29 Maret 2024. Hari Kenaikan Tuhan Yesus ini selalu ditandai sebagai tanggal merah di kalender.
Hal ini bertujuan agar umat Kristen dan Katolik diberikan kesempatan untuk merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih.
Mengapa Hari Kenaikan Tuhan Yesus menjadi sebuah perayaan?
Menurut Alkitab, peristiwa Kenaikan Isa Almasih ditandai setelah Tuhan Yesus mati di kayu salib, di mana dikenal sebagai hari Jumat Agung.
Kemudian 3 hari setelahnya, terjadi peristiwa Paskah, yaitu Tuhan Yesus bangkit dari kematian.
Dipercaya, usai Tuhan Yesus mati di kayu salib dan bangkit dari kematian,Yesus menjumpai murid-muridNya. Kemudian 40 hari setelahnya Yesus terangkat naik ke langit dan hilang dari pandangan karena tertutup awan. Peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ini disaksikan oleh semua muridNya.
Menurut Time and Date, Hari Kenaikan Isa Almasih ini merupakan salah satu peristiwa yang sudah dirayakan pada tahun 68-an.
Menurut Perjanjian Baru dalam Alkitab, Yesus Kristus bertemu beberapa kali dengan murid-murid-Nya selama 40 hari setelah kebangkitan-Nya guna mengajar mereka tentang bagaimana melaksanakan ajaran Tuhan.
Cerita ini dipercaya bahwa pada hari ke-40 Tuhan membawa murid-murid ke Bukit Zaitun, dekat Yerusalem di mana mereka menyaksikan Tuhan Yesus naik ke surga. Sekaligus, Yesus juga berjanji kepada pengikutNya bahwa mereka akan menerima Roh Kudus.
Tuhan menyuruh mereka untuk tetap tinggal di Yerusalem sampai Roh Kudus turun ke mereka. Kemudian Yesus memberkati mereka dan naik ke surga.
Peristiwa kenaikan Yesus ini dikisahkan di Lukas 24:50-51 dan Kisah Para Rasul 1:9-11. Lukas menuliskan bahwa kenaikan Tuhan Yesus merupakan satu kesatuan dengan kematian dan kebangkitan Yesus.
Hal yang dituliskan ini kemudian menjadi latar belakang dari kisah kenaikan Isa Almasih. Kepada murid-muridNya, Yesus menunjukkan dan membuktikan bahwa Ia hidup. Selama 40 hari lamanya Yesus juga menampakan diri di depan muridNya dan berbicara mengenai kerajaah Allah.
Hari Kenaikan Isa Almasih ditandai sebagai akhir dari bulan Paskah dan terjadi 10 hari sebelum hari Pentakosta. Namun tergantung pada fase bulan pada tahun tertentu.
Sebagai informasi, di Indonesia sendiri Hari Kenaikan Isa Almasih dirayakan di tanggal yang sudah ditentukan, sedangkan beberapa gereja di Amerika, merayakan Kenaikan Isa Almasih pada hari Minggu berikutnya.
Biasanya di hari Kenaikan, umat Kristen dan Katolik beribadah di gereja serta menyanyi nyanyian pujian dan syukur. Sebab hari Kenaikan ini menandakan Yesus naik ke surga.
Di beberapa negara, biasanya perayaan Hari Kenaikan Isa Almasih banyak orang mengambil libur panjang di akhir pekan. Bahkan beberapa toko dan jalanan bisa sepi, lho Moms.
Bahkan di Jerman, biasanya hari kenaikan ini dirayakan oleh mayoritas laki-laki yang mengadakan jalan-jalan yang dikenal sebagai herrenpartien.
Sementara itu, di Swedia, banyak orang berbondong-bondong pergi ke hutan pada pukul 3 atau 4 pagi untuk mendengarkan burung-burung saat matahari terbit. Perjalanan ini disebut gökotta.
Di Inggris, Hari Kenaikan dikaitkan dengan berbagai festival air mulai dari Well Dressing di Derbyshire hingga Penanaman “Penny Hedge” di Whitby, sebuah kota kecil di Yorkshire
Sedangkan di Indonesia sendiri, perayaan dirayakan di gereja. Setiap negara memiliki perayaan Kenaikan Isa Almasih yang sangat menarik.
