HISTORIS.id, BONTANG — Curah hujan tinggi sejak dini hari Kamis, 8 Januari 2026, kembali memicu banjir di sejumlah wilayah Kota Bontang, Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang mencatat sedikitnya empat kawasan terdampak, dengan Kelurahan Guntung menjadi wilayah paling parah.
Empat lokasi yang tergenang meliputi Berbas Pantai, Berbas Tengah, Kelurahan Guntung, serta Jalan Imam Bonjol, tepatnya di turunan Polres Bontang. Sebagian besar genangan di wilayah tersebut mulai surut pada siang hari, kecuali Guntung yang hingga Kamis sore masih terendam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, mengatakan banjir di Guntung disebabkan oleh luapan air kiriman dari wilayah hulu di Kabupaten Kutai Timur yang belum surut.
“Wilayah lain berangsur surut, tapi Guntung masih tergenang. Ini karena sungai di hulunya belum turun,” kata Ismail, Kamis, 8 Januari 2026.
Menurut BPBD, ketinggian air di Guntung mencapai lutut orang dewasa. Warga setempat dilaporkan telah mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.
Ismail menyebut Guntung merupakan kawasan langganan banjir setiap kali hujan dengan intensitas tinggi terjadi di daerah hulu. Kondisi ini membuat banjir kerap bertahan lebih lama dibanding wilayah lain.
BPBD Bontang mengimbau warga tetap waspada, terutama jika hujan kembali mengguyur dengan intensitas tinggi. Warga diminta memantau kondisi air dan mengamankan barang berharga sejak dini.
“Kami minta masyarakat tetap siaga. Jika hujan deras kembali turun, segera amankan barang dan perhatikan kondisi lingkungan sekitar,” ujar Ismail.
Hingga berita ini diturunkan, BPBD masih melakukan pemantauan di wilayah terdampak dan bersiaga menghadapi potensi banjir susulan. (*)
