HISTORIS.id – Konsistensi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mempercepat pembangunan infrastruktur mendapat pengakuan di tingkat provinsi.
Komitmen ini membuahkan hasil setelah Kutim meraih Penghargaan Arindama Bidang Pembangunan Infrastruktur pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur.
Pemprov Kaltim memberikan penghargaan itu dalam sebuah upacara resmi yang dihadiri para kepala daerah se-Kalimantan Timur dan dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud pada Jumat 9 Januari 2026 kemarin Stadion Kadrie Oening, Samarinda.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Kata dia, apresiasi ini menjadi cerminan dari arah kebijakan pembangunan daerah yang selama ini menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur.
Ardiansyah juga menyebut, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membuka akses, memperkuat konektivitas, serta menjamin pelayanan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah pesisir dan pedalaman.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bersama. Artinya, apa yang kita kerjakan selama ini mulai terlihat hasilnya dan dinilai positif di tingkat provinsi,” sebut Ardiansyah.
Ardiansyah menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir Pemkab Kutim memang fokus mengejar ketertinggalan infrastruktur, khususnya pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, jembatan, fasilitas publik, serta sarana pendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Politis PKS itu juga mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya Kutim meraih penghargaan di bidang pemuda dan olahraga. Tahun ini, perhatian bergeser ke sektor infrastruktur sebagai kebutuhan mendesak yang harus segera dituntaskan.
“Pemuda dan olahraga tetap menjadi prioritas, namun saat ini kita memang sedang mengakselerasi penyelesaian infrastruktur. Alhamdulillah, upaya tersebut mendapatkan pengakuan,” ungkapnya.
Dia juga mengakui, pada kategori pemuda dan olahraga, Kutim tahun ini berada di posisi kedua. Meski demikian, ia menilai capaian tersebut tetap mencerminkan stabilitas kinerja pembangunan daerah lintas sektor.
“Yang terpenting adalah progresnya terus berjalan. Untuk infrastruktur, kita berada di jalur yang tepat dan ini menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran pemerintah daerah,” tegasupati Kutim nya.
Penghargaan Arindama Bidang Infrastruktur diberikan kepada daerah yang dinilai memiliki kinerja unggul, perencanaan yang matang, serta pelaksanaan pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bagi Pemkab Kutim, penghargaan ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan agar tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan.
Ardiansyah menegaskan, tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar. Namun melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemkab Kutim optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang lebih merata.
“Penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan pengingat bahwa tanggung jawab kita semakin besar untuk menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)